Total Tayangan Halaman

Selasa, 27 Desember 2011

saya, jane dan mike

Hari ini saya ber-bbm ria dengan teman saya, teman sepenggalauan saya sebut saja dia jane (kenapa jane??soalnya Cuma nama itu yang saat ini muncul) ehm…bangga bangat sama dia, seseorang yang tadinya gua pikir rapuh tetapi bisa dengan tegar dan hebatnya memutuskan sesuatu di dalam hidupnya. Suatu hal yang menurut gua butuh keberanian dan jiwa besar, memutuskan untuk berpisah dengan seseorang yang selama ini menemani hidup dia (AKA pacar), agak lebai mungkin yah baru ajah mutusin pacar tapi gua bilang dia hebat…ini yang ngebuat gua bisa bilang dia hebat (masuk backsound). Beberapa minggu yang lalu dia sempet cerita sama ga betapa dia sedang bingung, si jane cerita betapa dia nggak yakin bahwa pacar dia saat ini (sebut saja dia mike, kenapa mike??biar keren ajah).

Jane : Feb, kenapa ya gua akhir-akhir ini ngerasa si mike itu bukan pria yang nantinya bakalan jd suami gua, secara dia udah ngajak serius tapi hati gua kok nggak yakin bukan dia ya.

Febi : ehm…owh ya gua ngerti bgt kaya nggak klik gitu kan ya, lo ngerasa nggak yakin bukan dia orangnya. Terus lo gimana maunya??

Jane : yah gua lagi nunggu saat yang tepat buat ngomong sama mike, secara febi, dia itu yah udah baik bgt sama gua, perjuangan dia..dan yah gua juga masih sering kangen sama dia.

Febi : ya udah lo sekarang pikirin dulu baik2, berdoa. Jane, buat apa lo maksain sesuatu yang emang hati lo tuh nolak, kebahagian lo itu tanggang jawab lo, lo kan yang tau hati lo bahagia atau nggak, nyaman atau nggak, sekarang yah lo coba yakinin hati lo lagi ya.

Jane : iya sih gua juga nggak maulah nyakitin anak orang, ngegantung status anak orang.

Setelah itu beberapa waktu kemudia, baik gua dan jane sama2 semakin galau dengan keadaan masing2 yang semakin kita lebai2in. Beruntung banget gua sama jane punya banyak temen yang sangat mendukung ke galauan kita, dan akhirnya kita galau bersama (gua semakin bingung arah cerita ini kemana sebenernya). Intinya gua bangga sama jane, dia udah bisa mumutuskan hal ini, hari ini 26 desember 2011 dia cerita sama gua bahwa dia sudah bicara sama mike, bicara dengan bgtu dewasa dan yang ngebuat gua bangga akhirnya dia bisa memutuskan hal  itu. Yeps seperti yang sering gua bilang bahwa semuanya hanya rasa dan kebiasaan yang bisa kita hapus dan bisa datang lagi. Saya bangga sama kamu jane, jika memang sudah tidak bisa lagi maka lepaskan. Saya bangga sama cara kamu bicara, cara kamu bersikap, cara kamu memutuskan, bahkan cara kamu bicara dengan mike. Dan buat siapa pun yang dengan secara nggak sengaja maupun sengaja baca tulisan ini semoga bisa ambil pelajaran dari sini.
Saya oarng yang selalu percaya bahwa cinta itu dan memiliki rasa cinta adalah anugrah, saya juga seseorang yang selalu bilang pada diri saya dan orang2 bahwa kebahagian itu yang punya kita, kita yang bertangguang jawab atas kebahagian kita sendiri, kita yang merasa enak dan nggaknya sesuatu. 
Jangan maksain sesuatu yang emang kalian yakinin nggak bisa lagi kalian lanjutin dengan alesan, nanti klo nggak ada dia gua gimana, atau tapi dia udah baik bgt sama gua, atau cari dimana lagi orang yang bisa nerima gua kaya dia. Yakin sama saya, bahwa itu semua hanya doktrin negative diri kalian masing2, heyyy dunia masih sangat luas, sempit sekali pikiran kalian jika kalian berfikir demikian, sehingga rasa yang ada pada di ri kalian adalah rasa palsu, rasa takut. Semuanya hanya masalah waktu, kita hidup sekali jadi manfaatkan hidup kita yang sekali ini dengan melakukan hal yang kita inginkan sesuai dengan kata hati kita, langkahkan kaki kita terus kedepan, masih banyak cinta di sana, masih banyak kebahagian di sana, tinggal balik lagi ajah ke kita, apakah kita mau atau nggak….have some faith teman, reguk kebahagia sedikit demi sedikit yang akan mengantarkan kepada kebahaian paling wah di dunia ini.
Buat teman saya, Jane…..bangga bgt gua sama lo, you go gals….
Dan hari ini masa penggalauan itu berakhir…berakhir, karena sebenarnya masa itu nggak pernah ada J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar