Menulis, Sebuah Terapi JIwa
Dulu waktu aku kecil, kira –kira umur 7 tahun. Aku demen
banget main orang-orangan. Dulu aku punya satu tas isinya mainan orang-orangan.
Kalo sekarang bahasa kerennya action figure. Untuk mempermudah pemahaman
pembaca, berikut saya lampirkan gambar yang (semoga) bisa menjelaskan. Dan
untuk yang sudah membaca : TERIMA KASIH, WITHOUT YOU, I’M NOTHING
OK buat yang ngira saya main orang-orangan adalah seperti di
atas : GILA LU YAH, niat banget gua ngumpulin orang-orangan sawah. Gimana juga
mainnya HEH?
Nah itu bener. Tapi sebenernya si action figure yang aku
kumpuluin jauh, jauh lebih sederhana. Itu beli di tukang mainan depan SD. Bisaanya
beli Rp. 100 (waktu itu 1USD=Rp.2000,
presiden masih Soeharto, Mentri dalam negeri Yogi S MEmet). Beli Rp 100 dapet 1
mainan. Jadi 1 tas isi mainan-mainan itu berarti hasil jerih payah mengumpulkan
berbagai macam action figure. Yang jelas kalau gua hidup di jaman sekarang, ga
akan pernah kebeli 1 action figure yang harganya Rp50.000 (sekarang 1 USD=Rp
9000, Presiden SBY dan Peterpan sudah ganti nama jadi Noah)
Apakah yang saya lakukan dengan action figure itu?
Saya membuat sebuah pertunjukan.
Ya sebuah pertunjukan
Sutradara : Saya
Pengisi Suara : Saya
Penonton : Saya
Pertunjukan apa? Apa saja. Apa yang menginspirasi itu yang
langsung saya bikin. Kalau gua baru nonton Ksatria Baja Hitam dan adegan
memilukan Roboico yang ternyata adalah kakaknya si KBH (Ksatria Baja HItam,
bukan KSatria BH) maka saat itu juga langsung gua bikin dramanya. Apa saja bisa
jadi sumber inspirasi aku : Jurassic Park, Ghost, komik, Koran, dunia dalam
berita, sampe cerita temen pun bisa aku pentaskan.
Saat itu memainkan drama dengan mainan mainan itu adalah
suatu kenikmatan tersendiri. Aku adalah tuhan atas drama itu. I can create my
own history, from Genesis through Revelation.
Kalau ga salah, hobi ini aku jalani sampe smp (lupa kelas
berapa). Penyebab berhentinya, karena kakak aku sempet negur, katanya udah gede
ko masih main sendiri dan ngomong sendiri. Katanya kayak orang gila. Sebagai
seorang abg, tidak terima dikatai orang gila, maka perlahan lahan aku
mengurangi pementasan aku itu dan akhirnya berhenti sama sekali.Semua mainan
itu tergantikan oleh PS. Dan selamat tinggal my stage, my world. Sebagai
nostalgia, aku coba mengingat-ingat salah satu cerita dan berikut aku ceritain.
10 YEARS BATTLE
Gohan sudah tersudut. Dia adalah orang Jepang terakhir. Tetapi
tentara tentara AS seperti tidak ada habisnya. Negara Jepang sudah hancur oleh
nuklir. Semua manusianya musnah.Tetapi pertempuran di Nagasaki ini sudah
berlangsung selama 10 tahun. Sudah tidak ada gunanya lagi dia mempertahankan
kebanggaan negaranya. Tidak akan ada orang yang akan mengenang perjuangan dia.
Karena memangseluruh dunia ingin menghapus Jepang dari peta sejarah. Dunia
pernah melakukan ini terhadap Atlantis. Atlantis tidak pernah hadir dalam
sejarah. Padahal sebenarnya mereka dimusnahkan dalam suatu perang BArata Yudha,
karena Atlantis terlalu mendominasi dunia. Jepang ada di posisi yang sama 10
tahun yang lalu. Tetapi Gohan adalah Nippon sejati. Kekuatannya adalah
matahari, lambang negaranya.
Di seberang sana, Jendral James pun memutuskan untuk
melakukan perang konvensional, dengan pedang dan bayonet. Percuma menggunakan
peluru, apalagi rudal. Perang sepuluh tahun ini terus berlangsung karena Gohan
malah menyerap energy peluru dan rudal itu. Gohan adalah setengah dewa. Dia
percaya itu. Semakin banyak energi yang ditembakkan semakin kuat tenaganya.
Gohan juga bisa menyerap energy matahari. Adalah ide yang
bagus menyerang Gohan pada malam hari. Dalam hati, Jendral kagum dan hormat
terhadap Gohan. Tapi etnis Jepang harus dimusnahkan. Itu adalah perintah PBB.
“SERBU!!!”
Jendral berteriak lantang. Seluruh prajurit maju. Sebagian
dari mereka tahu bahwa mereka hanya mengantar nyawa. Menghargai para prajurit.
Gohan pun tidak mau mengeluarkan KAMEHAMEHA. Dia mau mengantar prajurit ke alam
baka dengan tangan dan kakinya. Bukan dengan bola api kamehameha.
“Kenapa?” Tanya Gohan berurai air mata. KEcewa karena
ternyata bukan dialah orang Jepang terakhir.
Masih ada orang Jepang yang sebenrnya bisa bersama dia bahu membahu
mempertahankan Negara ini. Kekecewaanya membuat kekuatan dewanya hilang,
berganti dengan emosi manusia bisaa.
“Karena dunia bisa membeli saya, dan Jepang sudah tiba di
ujung ajalnya”
Kecewa dengan pernyataan prajurit tersebut. Kekuatan Gohan
menghilang. JLEB . PEdang kedua menembus perutnya.
Dunia ini sudah terlalu bobrok
Sebuah Negara bisa dimusnahkan karena sentimen karena iri
dengki. Ingatan dia bangkit di sepuluh tahun yang lalu. Untuk membangkitkan
iklim dunia ekonomi yang sehat, Jepang sang penguasa ekonomi harus
ditumbangkan. Dan dimusnahkan. Ini lebih jahat daripada pemusnahan Yahudi.
KArena ini tidak dilakukan oleh satu Negara saja, tetapi oleh seluruh dunia.
Tadinya dia berharap terhadap restorasi JEpang. Jika dia bisa
memenangkan perang ini, dia akan merintis kembali tanah airnya.
Air mata sudah membanjiri wajah Gohan. Ternyata bangsa ini
tidak ada harapan lagi. Bukan, Dunia ini tidak ada harapan lagi.
Sangat emosional. Seluuh penduduk dunia menyaksikan
peristiwa ini, dan berharap, mungkin inilah akhir perang itu.
Maka Gohan meminta maaf kepada Sang PEncipta. Maaf karena
mendahului kuasanaya.
Gohan menyerap energy MAtahari. Dunia mendadak menjadi gelap. Maaf Tuhan, aku
mendahului lehendakMu.
Dan tiba tiba badan GOhan bersinar sangat terang. Dari
Badannya tiba tiba terbentuk tiang menuju langit. Bumi pun mendadak berubah
menjadi siang. Gohan sedang menyerap matahari sebanyakbanyaknya. Dia bisa
merasakan Sakaratul Maut. Dari ratusan ribu orang, dia melihat banyak sosok
lain. Malaikat maut.
Seluruh dunia terkejut. Di samping semua orang di dunia ini
berdiri sosok. Masing masing orang ditemani satu sosok.
Gohan pun menyerap energy matahari sampai habis. Dan
Matahari pun susut dan pendarnya hilang. Pendarnya berpindah dalam tubuh Gohan.
Dan tubuhnya pun memuntahkan pendar dan panas matahari itu. Ke seluruh dunia.
Dan semua makhluk hidup musnah. Saat ini bukan hanya inti bumi yang berpendar
panas. Tapi pendarnya sampai ke permukaan. Tidak ada permukaan yang tidak
ditutupi lidah api. Gohan telah melakukan kiamat. Bumi memancarkan panas
sedemikian rupa.
Dan sejarah umat manusia pun berakhir.
Bumi terus berpendar. Matahari saat ini Cuma menjadi benda
langit bisaa.
Dan tata surya berubah. Bumi telah menjadi matahari baru.
Pusat orbit bukan lagi matahari, tetapi Bumi.
10 juta tahun berlalu.
Tata surya berubah.
TAMAT
NB: semua kaliamat sampai dengan tanda baca nggak ada yg gua rubah sedikit pun (jd si empunya nggak bisa nuntut klo ada kesalahan dalam penulisan ke gua) dan ada kemungkinan gambar yang ada tidak bisa telihat oleh pembaca dikarenakan gua juga nggak tau....enjoy
NB: semua kaliamat sampai dengan tanda baca nggak ada yg gua rubah sedikit pun (jd si empunya nggak bisa nuntut klo ada kesalahan dalam penulisan ke gua) dan ada kemungkinan gambar yang ada tidak bisa telihat oleh pembaca dikarenakan gua juga nggak tau....enjoy
Tidak ada komentar:
Posting Komentar